Senin, 11 Oktober 2010

Persetujuan Dengan Bung Karno

Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji
Aku sudah cukup lama dengan bicaramu
dipanggang diatas apimu, digarami lautmu
Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945
Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu
Aku sekarang api aku sekarang laut

Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat
Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar
Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak & berlabuh
(1948)

Chairil Anwar, Liberty, Jilid 7, No 297, 1954

Prajurit Jaga Malam

Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,
bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya
kepastian
ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu......
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ! (1948)


Siasat, Th III, No. 96, 1949

Sabtu, 17 April 2010

Secret Admirer

Yang tak terucap
karena hati yang bimbang
meski rasa mengembang, memuncak
kan hilang terbuang

Yang tak terungkap
nyalipun menciut
meski jiwa mengendus, mengais
memburu rindu

Oh, mengapa kujatuh
jatuh cinta padamu
dengan cinta yang salah...

aarrrggghhhh!!!!!!!!!!

Karena kuingin bersamamu
maka aku menjauh
sebab paras lugumu
menyiksa sanubariku

Karena kuingin dicintai
maka aku membencimu
sebab hatimu jauh
tak mungkin untukku

Mendekatlah
cintailah
akulah dosamu, kuingin Sorgamu

Cinta
Terpendam
Perih
Mati!!!


By
Oki Syafruddin

Kamis, 15 April 2010

DOA

Apa aku akan tumbang juga...
setelah bertarung melawan terjangan ombak

Padahal, tinggal 9 petak lagi...
dan garis finishpun akan kudapat

Apa aku akan jatuh...
setelah bertahan dengan berbagai cara

Padahal 9 langkah lagi...
pita kemenangan kan kusentuh

Tegar... Tabah...

Semuanya telah kulakukan...
Namun tak cukup tuk menopang beban ini

Inginku berbagi dengan mereka...
tapi mungkin sudah tak pantas lagi

Inginku berbagi dengannya...
Tapi dia yang kuharap tak ada

Oh Tuhan,
Mungkin benar...

Jika hanya engkaulah tempat hamba
mengeluarkan segala ampas kehidupan ini...
segala kerikil liku hidup ini...

Tuhan Tolong dengar keluh kesahku...
Simpanlah dalam brankas kesedihan
agar tak ada yang mengambilnya dan memberinya pada yang lain

Biarkan hanya aku saja yang merasakan beban ini...

Itu pintaku Tuhan...
Mungkin Pinta terakhirku


(Teruntuk Vicky..., seorang sahabat mayaku..., semoga engkau mampu melewati masa kritismu... amien)

Rabu, 24 Maret 2010

Mungkin

Mungkin kau terlalu indah
tapi tak menarik...,

mungkin kau terlalu cantik...,
tapi tak menawan...,

mungkin...., mungkin....., mungkin...,

semua kemungkinan terbaik untukmu..,
tapi kenyataan pahit terikat rapi untukmu pula...,

karena, semua keindahan dari luar yang kau suguhkan
sesungguhnya menutupi kebobrokan jiwa dalam ragamu..,